Banyak Sekali Berita Etika Yang Buruk Seseorang

Banyak Sekali Berita Etika Yang Buruk Seseorang

Memberitahukan kabar baik tentu bisa melakukan siapa pun dengan mudah. Gak ada beban, yang ada justru rasa bahagia dan ketidaksabaran untuk menyampaikannya. Menurut http://oregonvacationrentals.us/ untuk kabar buruk, kamu harus memikirkan cara terbaik untuk menyampaikannya. Bahkan mungkin kamu ingin menghindari tugas itu saking bingungnya. Nah, biar gak bingung lagi, kamu bisa memilih salah satu dari lima cara berikut ini.

Banyak Sekali Berita Etika Yang Buruk Seseorang

Langsung memberitahukan apa yang terjadi sekiranya dia cukup siap

Melansir dari http://142.11.212.11/, orangtua sepupumu sudah lama sakit keras dan beberapa minggu ini merawat ke rumah sakit. Pada saat beliau berpulang, sepupumu kebetulan sedang ke luar. Kamu yang menggantikannya berjaga di rumah sakit.

Dengan kondisi begini, dia pasti sudah siap akan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi pada orangtuanya. Rasa terkejut akan tetap ada. Namun gak separah bila orangtuanya sehat-sehat saja lalu meninggal karena kecelakaan misalnya.

Maka tidak langsung tetapi memberikan petunjuk

Sekalipun kondisinya sama seperti dalam poin pertama, orangtua saudaramu sudah lama sakit, mungkin kamu tetap sulit untuk langsung mengatakannya. Bila seperti ini, kamu bisa memilih cara yang lebih halus.

Kamu bisa meneleponnya atau menjemputnya. Lalu cukup bilang, “Yuk, ke rumah sakit sekarang. Kamu sudah ditunggu orangtuamu. Tentu dia akan bertanya ada apa. Kalau kamu masih belum tega juga untuk mengatakan yang sebenarnya, kamu bisa berkata, Yang penting kamu secepatnya sampai dulu.

Gak mengatakan apa-apa, langsung mengajaknya melihat apa yang terjadi

Misalnya, temanmu kecelakaan. Kamu harus segera memberi tahu pasangannya. Sayangnya, kamu gak terlalu mengenalnya sehingga gak tahu kira-kira akan seperti apa reaksinya nanti. Apakah dia bisa cukup tenang atau justru panik sekali? Atau malah pingsan? Kamu juga sedang sangat tergesa-gesa sehingga kesulitan menemukan kalimat yang tepat.

Daripada membuang-buang waktu untuk berpikir, langsung saja memintanya datang ke rumah sakit atau kantor polisi. Yang penting sebutkan identitasmu dengan jelas dan minta dia datang bersama saudara atau teman. Selain agar dia gak perlu khawatir hanya sedang menjadi target kejahatan, juga supaya nanti ada yang membantumu menenangkannya jika dia syok setelah mengetahui yang sesungguhnya terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *